Page 49 - 7b. Dimensi_PPP
P. 49

5.  Dimensi Bernalar Kritis

                    Pelajar yang bernalar kritis mampu secara objektif memproses informasi

                    baik  kualitatif  maupun  kuantitatif,  membangun  keterkaitan  antara

                    berbagai      informasi,     menganalisis       informasi,     mengevaluasi       dan
                    menyimpulkannya.           Elemen-elemen        dari    bernalar     kritis    adalah

                    memperoleh  dan  memproses  informasi  dan  gagasan,  menganalisis  dan

                    mengevaluasi penalaran, merefleksi pemikiran dan proses berpikir dalam
                    mengambilan keputusan.

                    a.  Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
                        Pelajar Pancasila memproses gagasan dan informasi, baik dengan data

                        kualitatif  maupun  kuantitatif.  Ia  memiliki  rasa  keingintahuan  yang

                        besar,  mengajukan  pertanyaan  yang  relevan,  mengidentifikasi  dan
                        mengklarifikasi gagasan dan informasi yang diperoleh, serta mengolah

                        informasi tersebut. Ia juga mampu membedakan antara isi informasi

                        atau  gagasan  dari  penyampainya.    Selain  itu,  ia  memiliki  kemauan
                        untuk mengumpulkan data atau fakta yang berpotensi menggugurkan

                        opini atau keyakinan pribadi. Berbekal kemampuan tersebut, Pelajar
                        Pancasila  dapat  mengambil  keputusan  dengan  tepat  berdasarkan

                        informasi dari berbagai sumber yang relevan dan akurat.

                    b.  Menganalisis dan mengevaluasi penalaran.
                        Pelajar Pancasila menggunakan nalarnya sesuai dengan kaidah sains

                        dan  logika  dalam  pengambilan  keputusan  dan  tindakan  dengan

                        melakukan analisis serta evaluasi dari gagasan dan informasi yang ia
                        dapatkan.  Ia  mampu  menjelaskan  alasan  yang  relevan  dan  akurat

                        dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan. Akhirnya,

                        ia dapat membuktikan penalarannya dengan berbagai argumen dalam
                        mengambil suatu simpulan atau keputusan.

                    c.  Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri.

                        Pelajar  Pancasila  melakukan  refleksi  dan  evaluasi  terhadap
                        pemikirannya sendiri (metakognisi) dan berpikir mengenai bagaimana

                        jalannya  proses  berpikir  tersebut  sehingga  ia  sampai  pada  suatu

                        simpulan.  Ia  menyadari  proses  berpikirnya  beserta  putusan  yang
                        pernah      dihasilkannya,       dan    menyadari       perkembangan         serta

                        keterbatasan daya pikirnya. Hal ini membuatnya menyadari bahwa ia

                        dapat terus mengembangkan kapasitas dirinya melalui proses refleksi,
                        usaha  memperbaiki  strategi,  dan  gigih  dalam  mengujicoba  berbagai


                                                            -28-
   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54