Page 53 - PANDUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM OPERASIONAL di Satuan Pendidikan
P. 53
Pendekatan secara Pengorganisasian muatan pembelajaran melalui pendekatan secara terintegrasi diibaratkan jus, di mana bermacam
bahan dilebur dan sudah tidak dapat dipilah. Pembelajaran integratif berfokus membangun pemahaman terhadap
terintegrasi satu ide besar (konsep).
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam menyusun pembelajaran dengan pendekatan secara integrasi:
● saat menyusun pengorganisasian pembelajaran, pendidik dan wakil kepala satuan pendidikan bidang
kurikulum melihat Tujuan Pembelajaran dan merancang sebuah ide besar (konsep) yang menjadi tujuan akhir
proses pembelajaran.
Catatan: ● jadwal disusun dengan meleburkan beberapa mata pelajaran dan sudah menjadi satu unit pembelajaran
integratif sehingga JP tidak berdasarkan pada masing-masing mata pelajaran itu sendiri.
Untuk menguatkan jati diri bangsa,
mata pelajaran yang tidak
diperkenankan untuk dilebur Contoh kerangka pembelajaran dengan pendekatan secara integrasi:
menjadi unit pelajaran dengan
nama yang berbeda adalah
Pendidikan Agama dan Budi
Pekerti, Bahasa Indonesia, dan Ide utama /konsep: Ide utama /konsep:
Pendidikan Pancasila.
Membudidayakan tanaman obat untuk Pengolahan dan penyajian data terhadap
kehidupan rumah tangga dengan cara sebuah fenomena dapat menjadi salah satu
membuat apotek hidup. cara berkomunikasi yang efektif dan menarik.
Asesmen (performance task) : Asesmen (performance task) :
Membuat tanaman obat keluarga (TOGA) Membuat data statistik mengenai jumlah
dengan Menanam beberapa tanaman obat, pengangguran di suatu daerah tertentu.
seperti jahe, kunyit, kencur di rumah.
Mata pelajaran yang terintegrasi:
Mata pelajaran yang terintegrasi:
Matematika, IPS, Informatika.
IPA, Seni dan Prakarya.

