Page 51 - Paparan Pemahaman CP workshop PSP
P. 51

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
                 Riset, dan Teknologi



         •    Bagaimana  apabila  terdapat  perbedaan  kemampuan/  level                        •    Apakah dengan sistem Fase, apakah siswa yang tertinggal Fase akan
              Capaian  Pembelajaran  dalam  suatu  kelas?  (Contoh:  dalam                           mengalami tinggal kelas/tidak naik kelas?
              kelas 5 ternyata masih ada siswa yang masih berada di fase B,
              sementara yang lain sudah sesuai berada di fase C)
                                                                                                     Tidak.  Siswa  tetap  akan  naik  kelas  dengan  catatan  perkembangan
              Sangat  penting  untuk  melakukan  asesmen  diagnostik  baik                           masing-masing  yang  dapat  dijadikan  landasan  untuk  merancang
              kognitif  maupun  non  kognitif    di  awal  pembelajaran  (akan                       pembelajaran  yang  berdiferensiasi  sesuai  levelnya    (Teaching  at  The
              dibahas  pada  modul  Asesmen).  Hasil  asesmen  diagnostik  ini
              akan  menentukan  CP  yang  akan  digunakan  dalam  kelas                              Right  Level).  Penelitian  menunjukkan  bahwa  tinggal  kelas  tidak
              tersebut.                                                                              memberikan  banyak  manfaat  untuk  anak  (capaian  akademik  mereka
                                                                                                     tidak , malah menurunkan rasa percaya diri anak (self efficacy) tentang
              Untuk      mengatasinya        dapat      digunakan       Pembelajaran                 kemampuannya untuk sukses secara akademik.
              Berdiferensiasi.  Sangat  memungkinkan  ,  dalam  suatu  kelas
              digunakan 2 CP. Contoh:
               1.    Siswa  dengan  kemampuan  umum  digunakan  CP  fase                        •    Apakah satuan pendidikan dapat membuat CP sendiri?
                     tersebut (contoh kelas 5 menggunakan CP fase C).
               2.    Siswa  dengan  kemampuan  melampaui  fase  C  tetap                             Tidak.  CP  sifatnya  terberi  (given)  dari  pemerintah  dan  tidak  dapat
                     menggunakan  fase  C  dengan  pengayaan/  pendalaman.
                     Siswa  dengan  kemampuan  ini  juga  dapat  diajak  untuk                       diubah.
                     berbagi kiat belajar dengan temannya (peer teaching)
               3.    Siswa yang masih berada di fase B menggunakan CP fase                      •    Mengapa CP hanya  memuat tujuan akhir pembelajaran dan  rentang
                     B dengan dampingan guru (remedial)
                                                                                                     waktu untuk mencapainya?
                     Bagi  peserta  didik  berkebutuhan  khusus,  apabila
                     mengalami hambatan intelegensi dapat menggunakan CP                             Setiap  satuan  pendidikan  diberikan  keleluasaan  untuk  menentukan
                     pendidikan  khusus,  namun  jika  tidak  mengalami                              Kurikulum Operasional Sekolah, Tujuan Pembelajaran dan Alur Tujuan
                     hambatan  intelegensi  dapat  menggunakan  CP  reguler                          Pembelajaran,        dan     Modul      Ajar     berdasarkan        CP.    dengan
                     dengan menerapkan prinsip modifikasi kurikulum
                                                                                                     mempertimbangkan  kekhasan,  potensi,  dan  konteks  sekolah,  serta
                                                                                                     kemampuan siswa dan gurunya.
   46   47   48   49   50   51   52   53   54