Page 21 - PANDUAN PENGEMBANGAN KURIKULUM OPERASIONAL di Satuan Pendidikan
P. 21
Pada pilihan 4, kepala satuan pendidikan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan
Pilihan 4 kurikulum operasional. Hal ini dilakukan tidak hanya untuk mendapatkan gambaran riil kebutuhan dan aspirasi
Analisis peserta didik, tapi juga peluang dan penyelarasan dengan visi-misi-tujuan daerah untuk memperkaya proses
pembelajaran peserta didik. Pengawas atau Penilik dapat memantau proses penyusunan kurikulum operasional
Karakteristik di satuan pendidikan, menjadi coach jika diperlukan dalam memperkaya dan menajamkan analisis. kepala
satuan pendidikan dapat membagikan proses analisis yang telah dilakukan oleh satuan pendidikannya sebagai
Satuan Pendidikan inspirasi untuk satuan pendidikan lainnya.
Data yang dapat disiapkan dalam melakukan analisis pada pilihan 4:
- Rapor Pendidikan: mutu dan hasil belajar, kompetensi dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan,
Analisis kekuatan, aspek mutu dan relevansi pembelajaran
perbaikan di dalam satuan - Hasil observasi pembelajaran
pendidikan, serta kesempatan - Masukan dari pendidik, peserta didik, orangtua murid, mitra (organisasi, komunitas, dll)
dan ancaman terhadap satuan - Visi-misi-tujuan daerah setempat
pendidikan dengan - Data terkait informasi sistem, sumber daya, fasilitas, dan mitra yang tersedia
mempertimbangkan sudut
pandang kebijakan Contoh pertanyaan:
daerah/nasional dan sudut ● Apakah ada sumber daya dari lingkungan sekitar yang dapat dimanfaatkan oleh satuan pendidikan dalam
pandang/masukan berbagai proses belajar?
pemangku kepentingan (pihak ● Apa saja visi, misi, dan tujuan daerah?
internal dan eksternal satuan ● Apa saja kebijakan satuan pendidikan terkait indikator kebijakan daerah?
pendidikan)
● Siapa saja pihak-pihak yang dapat dilibatkan untuk mendukung program satuan pendidikan? (organisasi,
komunitas, tokoh, dll.)
Beberapa alat yang dapat digunakan untuk menganalisis informasi:
● Analisis SWOT
● Root Cause
● Fish Bone
21

